Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Dosen INTI Ali Syahban Amir Raih Doktor UNM, Kembangkan Model Pembelajaran Digital untuk Komunikasi Bisnis

×

Dosen INTI Ali Syahban Amir Raih Doktor UNM, Kembangkan Model Pembelajaran Digital untuk Komunikasi Bisnis

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Akademisi muda Institut Turatea Indonesia (INTI), Ali Syahban Amir, S.Pd., S.E., M.Pd., resmi meraih gelar doktor pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Makassar (UNM), Selasa 4 Agustus 2026

Ia menyelesaikan studi doktoralnya setelah berhasil mempertahankan disertasi berjudul Developing Digital Instructional Materials in Teaching English for Business Communication yang menawarkan model pembelajaran Bahasa Inggris berbasis literasi digital untuk menjawab kebutuhan dunia kerja modern, pada sidang promosi.

Example 300x600

Penelitian tersebut dilatarbelakangi perubahan besar dalam dunia pendidikan tinggi yang menuntut dosen menghadirkan pembelajaran lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI).

Melalui risetnya, Ali mengembangkan bahan ajar digital yang mengintegrasikan English for Business Communication (EBC) dengan literasi digital sehingga mahasiswa tidak hanya menguasai kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga siap menghadapi tuntutan komunikasi profesional di dunia industri.

“Pembelajaran Bahasa Inggris harus bergerak dari sekadar penguasaan tata bahasa menuju penguasaan kompetensi komunikasi profesional yang dibutuhkan dunia kerja,” demikian salah satu gagasan utama yang dikembangkan dalam disertasinya.

Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) melalui model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Produk yang dihasilkan berupa modul digital, perangkat pembelajaran interaktif, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), hingga sistem evaluasi yang dirancang sesuai kebutuhan mahasiswa.

Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran tersebut memiliki tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitas yang tinggi. Penggunaan bahan ajar digital juga terbukti meningkatkan hasil belajar mahasiswa sekaligus memperkuat kemampuan komunikasi bisnis mereka.

Ali menilai perkembangan Artificial Intelligence harus dimanfaatkan sebagai alat bantu akademik, bukan menggantikan peran dosen.

“Teknologi membantu mempercepat pekerjaan akademik, tetapi kreativitas, etika, kemampuan berpikir kritis, dan proses pembimbingan tetap menjadi tanggung jawab dosen,” ujarnya.

Akademisi Muda Berprestasi

Ali Syahban Amir lahir di Bulukumba, 2 Maret 1992. Ia merupakan putra pasangan Drs. H. Amiruddin dan Hj. St. Salwiyah, S.Pd.I. Saat ini ia menetap di Kabupaten Bantaeng bersama istrinya, Andi Ria Andriani, S.Pd., M.Pd., serta dua anak mereka, Paduppa Intan Riali dan Mahabba Mulya Riali.

Karier akademiknya berkembang cukup pesat. Saat ini ia menjabat Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Turatea Indonesia, sekaligus dosen tetap yang mengampu mata kuliah Bahasa Inggris dan English for Specific Purposes (ESP) pada sejumlah program studi.

Sebelum bergabung di Institut Turatea Indonesia, Ali pernah menjabat Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIE Yapti Jeneponto periode 2017–2019, kemudian menjadi Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIE Yapti Jeneponto pada 2019–2022. Ia juga dipercaya sebagai asesor BAN-S/M dan BAN PDM untuk pendampingan akreditasi sekolah dan madrasah di Sulawesi Selatan.

Di luar dunia akademik, Ali pernah meniti karier sebagai wartawan The New Cakrawala pada 2013–2015.

Dua Gelar Sarjana, Doktor di Usia Muda

Perjalanan pendidikannya menunjukkan minat yang luas pada bidang pendidikan dan ekonomi.

Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Muhammadiyah Makassar pada 2013. Selanjutnya meraih Sarjana Ekonomi Program Studi Ekonomi Pembangunan di STIE Yapti Jeneponto pada 2017.

Gelar Magister Pendidikan Bahasa Inggris diperolehnya di Universitas Negeri Makassar pada 2016. Pada tahun 2022, ia melanjutkan studi doktoral di kampus yang sama hingga berhasil menyelesaikannya pada 2026.

Produktif Menulis dan Meneliti

Selama menempuh pendidikan doktoral, Ali menunjukkan produktivitas tinggi dalam publikasi ilmiah. Ia menghasilkan berbagai artikel pada jurnal nasional dan internasional bereputasi.

Di antaranya EDUVELOP Journal of English Education and Development, IJORER (International Journal of Recent Educational Research), Oeconomia Copernicana, Journal of Learning and Development Studies, serta sejumlah prosiding konferensi internasional di Indonesia dan Singapura.

Beberapa karya ilmiahnya membahas literasi digital, English for Business Communication, ecopedagogy, pendidikan berbasis teknologi, motivasi belajar bahasa Inggris, kemiskinan masyarakat pesisir, hingga stunting.

Selain artikel ilmiah, Ali juga menerbitkan sejumlah buku akademik, antara lain Introduction to General Linguistics, Kemiskinan dan Transformasi Sosial Komunitas Nelayan Pandang-Pandang, serta Perencanaan Pembelajaran Bahasa Indonesia.

Di lingkungan kampus, ia juga aktif sebagai pengembang kurikulum, penyusun bahan ajar digital berbasis Moodle SCORM, editor karya ilmiah, serta reviewer pengembangan program akademik.

Melalui disertasinya, Ali Syahban Amir berharap pembelajaran Bahasa Inggris di perguruan tinggi Indonesia semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, sekaligus mampu melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi komunikasi global, literasi digital, dan daya saing tinggi di dunia kerja.(fahrizal)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *