BERITASEMBILA.Com-Enrekang. Dosen Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN), Dr Ismaya, lolos seleksi untuk mengikuti Seleksi dan Bimbingan Teknis Calon Reviewer Penelitian Batch 1 Tahun 2026.
Kegiatan bidang Sosial Humaniora dan Pendidikan tersebut diselenggarakan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Ismaya tercatat sebagai salah satu dari 138 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang akan mengikuti kegiatan tersebut.
Kelolosannya tertuang dalam Surat Nomor 1120/DST/C3/DT.05.00/2026 tertanggal 1 September 2026.
Dalam daftar peserta, nama Ismaya tercatat pada nomor urut 67 dengan institusi Universitas Muhammadiyah Enrekang.
Seleksi dan bimbingan teknis dijadwalkan berlangsung di Universitas Surabaya (UBAYA), 15-18 September 2026.
Bekal Menjadi Reviewer Penelitian
Selama kegiatan, peserta akan memperoleh pembekalan mengenai berbagai aspek dalam proses penilaian proposal penelitian.
Materi meliputi etika reviewer, peta jalan penelitian dan Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT), skema penelitian dasar dan terapan hingga teknik mereview substansi proposal.
Peserta juga akan mendapatkan materi teknik mereview Rencana Anggaran Biaya (RAB), studi kasus, pembahasan hasil review hingga post-test.
Bagi Ismaya, kesempatan mengikuti seleksi calon reviewer tersebut melengkapi perjalanan akademiknya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Selama periode 2023-2026, Ismaya secara konsisten memperoleh hibah penelitian maupun Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Pengalaman sebagai pengusul sekaligus penerima hibah membuatnya bersentuhan dengan berbagai tahapan penelitian.
Mulai penyusunan proposal, perumusan masalah dan metodologi, penyusunan anggaran, pelaksanaan kegiatan hingga pencapaian luaran penelitian.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu bekal Ismaya mengikuti proses seleksi dan pembekalan calon reviewer.
Ismaya Ingin Berbagi Pengalaman ke Dosen UNIMEN
Ismaya mengatakan kesempatan tersebut tidak hanya dipandang sebagai capaian pribadi.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh nantinya dapat memberikan manfaat bagi pengembangan penelitian di UNIMEN.
“Saya berharap dapat mengikuti seluruh rangkaian seleksi dan bimbingan teknis dengan sebaik-baiknya, memperkuat kompetensi dalam melakukan review secara objektif dan konstruktif, serta memperoleh pengalaman yang nantinya dapat dibagikan kepada sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Enrekang untuk meningkatkan kualitas proposal dan luaran penelitian,” kata Ismaya, Selasa (8/9/2026).
Keikutsertaan dalam kegiatan tersebut juga membuka kesempatan baginya memperluas pengalaman serta jejaring dalam ekosistem penelitian nasional.
Rektor UNIMEN: Momentum Perkuat Budaya Riset
Rektor UNIMEN Dr Syawal Sitonda menyambut positif capaian dosennya tersebut.
Menurut Syawal, kesempatan mengikuti seleksi dan bimbingan teknis calon reviewer nasional diharapkan semakin meningkatkan kapasitas dosen dalam bidang penelitian.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan memperluas jejaring akademik dan mendorong lahirnya proposal serta luaran penelitian yang semakin berkualitas dan kompetitif.
Syawal berharap pengalaman Ismaya dalam proses menuju reviewer penelitian dapat memberikan dampak lebih luas bagi sivitas akademika UNIMEN.
Pengalaman itu diharapkan dapat ditransfer kepada dosen lainnya, terutama dalam meningkatkan kualitas proposal penelitian dan PkM.
Pada saat yang sama, keterlibatan Ismaya diharapkan mendorong semakin banyak dosen UNIMEN aktif berkompetisi mendapatkan hibah penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.
Bagi UNIMEN, keterlibatan salah seorang dosennya dalam seleksi dan bimbingan teknis calon reviewer tingkat nasional menjadi momentum memperkuat budaya riset di lingkungan kampus.
Capaian tersebut sekaligus diharapkan memotivasi sivitas akademika untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, integritas dan daya saing penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.


















