Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Mengenal Universitas Republik Indonesia, Kampus Baru untuk Cetak Pemimpin Bangsa

×

Mengenal Universitas Republik Indonesia, Kampus Baru untuk Cetak Pemimpin Bangsa

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com- Makassar. Pemerintah membentuk lembaga pendidikan baru bernama Universitas Republik Indonesia atau disingkat URI.

BERITASEMBILAN.com. Makassar. Keberadaan URI menjadi perhatian publik setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia.

Example 300x600

Dalam pelantikan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu 22 Juli 2026, Presiden Prabowo juga melantik Profesor Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur URI.

Pengangkatan kedua pimpinan URI tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 80/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia.

Lantas, apa sebenarnya Universitas Republik Indonesia?

Apa Itu Universitas Republik Indonesia?

Universitas Republik Indonesia merupakan lembaga pendidikan baru yang dibentuk pemerintah untuk mempersiapkan sumber daya manusia dan calon pemimpin Indonesia.

Meskipun menggunakan nama universitas, URI tidak sepenuhnya dirancang seperti perguruan tinggi pada umumnya yang membuka berbagai program studi, seperti kedokteran, teknik, hukum, ekonomi, ilmu sosial, atau pendidikan.

URI lebih diarahkan sebagai lembaga pendidikan kepemimpinan nasional. Lembaga ini diproyeksikan mempersiapkan sumber daya manusia untuk mengisi jabatan strategis di pemerintahan, aparatur sipil negara atau ASN, badan usaha milik negara, serta berbagai posisi kepemimpinan nasional.

Pendidikan di URI tidak hanya menekankan kemampuan akademik dan teknis, tetapi juga pembentukan karakter, integritas, wawasan kebangsaan, patriotisme, kompetensi manajerial, dan kemampuan memimpin.

Gubernur URI Donny Ermawan Taufanto menjelaskan pembentukan lembaga tersebut merupakan bagian dari perhatian Presiden Prabowo terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurut Donny, pemerintah menginginkan sistem pendidikan dan pembinaan calon pemimpin yang berlangsung secara berkelanjutan, mulai dari jenjang sekolah, perguruan tinggi, hingga pembinaan aparatur pemerintahan.

Mengapa URI Dibentuk?

Pemerintah menilai Indonesia membutuhkan sistem khusus untuk mempersiapkan calon pemimpin bangsa secara lebih terstruktur.

Selama ini, proses pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi dinilai belum sepenuhnya terhubung dengan pembinaan kepemimpinan di lingkungan pemerintahan dan perusahaan milik negara.

Melalui URI, pemerintah ingin membangun jalur pembinaan yang menghubungkan pendidikan menengah, pendidikan tinggi, dan pelatihan aparatur negara.

URI diharapkan menjadi tempat pembentukan calon pemimpin yang memiliki kemampuan teknis sekaligus pemahaman kuat mengenai kepentingan nasional.

Konsep tersebut disebut terinspirasi dari lembaga pendidikan kepemimpinan di sejumlah negara. Salah satunya Institut National du Service Public atau INSP di Prancis, yang merupakan penerus École Nationale d’Administration atau ENA.

Lembaga tersebut dikenal sebagai tempat pendidikan dan pengembangan kompetensi calon pejabat tinggi pemerintahan Prancis.

Namun, pemerintah menegaskan konsep URI akan disesuaikan dengan kebutuhan, karakter, dan sistem pemerintahan Indonesia.

Terhubung dengan Sekolah Unggul Garuda dan LAN

URI dirancang tidak hanya berdiri sebagai satu perguruan tinggi.

Pemerintah berencana membangun ekosistem pendidikan yang menghubungkan Sekolah Unggul Garuda, Universitas Republik Indonesia, dan Lembaga Administrasi Negara atau LAN.

Sekolah Unggul Garuda akan berfokus pada pembinaan siswa berprestasi di tingkat pendidikan menengah. URI melanjutkan pembinaan pada jenjang pendidikan tinggi, sedangkan LAN berperan dalam pendidikan dan pelatihan aparatur pemerintahan.

LAN juga direncanakan mendapatkan tugas tambahan untuk melakukan pembinaan terhadap calon pemimpin dan pegawai di lingkungan badan usaha milik negara.

Menurut Donny, ekosistem URI akan mencakup Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, serta Lembaga Administrasi Negara. Pemerintah juga merencanakan pembangunan 10 kampus URI.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan URI tidak akan membawahi seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Perguruan tinggi negeri dan swasta tetap berada dalam sistem pendidikan tinggi nasional. Sementara mekanisme pengelolaan 10 kampus URI masih dalam tahap pembahasan dan kajian pemerintah.

Apakah URI Memberikan Gelar Akademik?

Sejumlah aspek mengenai penyelenggaraan URI masih menunggu penjelasan lebih rinci dari pemerintah.

Hal tersebut antara lain menyangkut program studi yang akan dibuka, sistem penerimaan mahasiswa, persyaratan peserta, bentuk kurikulum, mekanisme pemberian gelar, lokasi kampus, sumber anggaran, serta hubungan kelembagaannya dengan kementerian dan perguruan tinggi lainnya.

Pemerintah menyebut pendidikan URI akan menitikberatkan pada kepemimpinan, administrasi pemerintahan, etika, integritas, wawasan kebangsaan, serta penguatan penguasaan sains dan teknologi.

URI juga disebut akan menggunakan skema beasiswa, melibatkan tenaga pengajar dari dalam dan luar negeri, serta menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi internasional. Namun, mekanisme lengkapnya belum diumumkan kepada masyarakat.

Pembentukan URI Dipertanyakan DPR

Pembentukan Universitas Republik Indonesia juga mendapat perhatian dari Komisi X DPR RI.

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan lembaganya belum pernah membahas pembentukan URI dalam rapat kerja maupun agenda resmi bersama pemerintah.

Komisi X juga belum mendapatkan penjelasan formal mengenai landasan hukum, desain kelembagaan, mandat, mekanisme penyelenggaraan, sumber pendanaan, dan kebutuhan anggaran URI.

Karena itu, Komisi X berencana meminta penjelasan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada masa persidangan mendatang.

DPR menilai pemerintah perlu menjelaskan nilai tambah URI di tengah keberadaan perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi swasta, sekolah kedinasan, LAN, Lemhannas, dan lembaga pendidikan pemerintahan lainnya.

Komisi X juga mengingatkan agar pembentukan URI tidak menimbulkan duplikasi fungsi, tumpang tindih kewenangan, atau fragmentasi dalam tata kelola pendidikan tinggi nasional.

Dengan demikian, Universitas Republik Indonesia dapat dipahami sebagai lembaga pendidikan kepemimpinan yang disiapkan pemerintah untuk mencetak calon pemimpin bangsa.

Namun, hingga akhir Juli 2026, publik masih menunggu penjelasan lebih lengkap mengenai status hukum, kurikulum, sistem penerimaan mahasiswa, pemberian gelar, sumber anggaran, lokasi kampus, serta kedudukan URI dalam sistem pendidikan nasional. ***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *