Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

PKM Nasional ADPERTISI di Maros Diminati Ratusan Dosen, Peserta dari 69 Perguruan Tinggi Se-Indonesia

×

PKM Nasional ADPERTISI di Maros Diminati Ratusan Dosen, Peserta dari 69 Perguruan Tinggi Se-Indonesia

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Maros. Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Nasional Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (ADPERTISI) yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Maros pada Selasa 30 Juni 2026 mendapat antusiasme tinggi dari kalangan dosen perguruan tinggi negeri maupun swasta di berbagai daerah Indonesia.

Sekretaris Jenderal ADPERTISI, Ibrahim, SE, M.Si.Ak.CA, Jumat (12/6/2026), mengungkapkan hingga saat ini tercatat 274 dosen telah mendaftar sebagai peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 177 peserta telah menyelesaikan proses registrasi dengan melakukan pembayaran.

Example 300x600

“Peserta yang sudah terdaftar berasal dari 69 perguruan tinggi. Sebanyak 35 kampus di antaranya berasal dari luar Sulawesi Selatan,” kata Ibrahim.

Menurutnya, tingginya minat peserta menunjukkan bahwa PKM Nasional ADPERTISI telah menjadi salah satu agenda penting bagi dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat.

Ia menegaskan, ADPERTISI selama ini berkomitmen membantu para dosen memenuhi berbagai kebutuhan akademik dan profesional dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

“ADPERTISI senantiasa hadir membantu dosen dalam memenuhi kewajiban akademik, terutama pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kehadiran organisasi profesi ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi dosen yang mengalami kendala dalam pelaksanaan kegiatan akademik,” ujarnya.

PKM Nasional ADPERTISI sendiri telah beberapa kali dilaksanakan di berbagai daerah, antara lain Kabupaten Pangkep, Gowa, Takalar, Kota Makassar, dan Maros.

Sebelumnya, Bupati Maros, Dr H A S Chaidir Syam, S.IP., M.H, menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Maros menerima sekaligus melepas ratusan dosen peserta PKM Nasional ADPERTISI yang akan melaksanakan pengabdian di sejumlah desa.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menerima jajaran pengurus ADPERTISI dalam agenda silaturahmi di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Pertemuan tersebut hadir Koordinator Ketua Presidium ADPERTISI Dr Buyung Romadhoni, SE, M.Si, Sekretaris Jenderal Ibrahim, SE, M.Si.Ak.CA, Direktur Eksekutif Bidang Kerja Sama Dr H Yusriadi Hala, SE, M.Si, serta anggota Majelis Penasehat dan Humas Dr Muhammad Yahya, M.Si.

Chaidir Syam menyampaikan apresiasinya atas konsistensi ADPERTISI dalam melaksanakan program pengabdian masyarakat di Kabupaten Maros.

“Insya Allah kami siap menerima dan melepas para dosen ADPERTISI yang akan melaksanakan PKM Nasional di desa-desa di Maros,” katanya.

Bupati juga menetapkan Selasa, 30 Juni 2026, sebagai jadwal penerimaan dan pelepasan peserta PKM Nasional ADPERTISI, dengan menyesuaikan agenda Pemerintah Kabupaten Maros.

Sementara itu, Koordinator Ketua Presidium ADPERTISI, Dr Buyung Romadhoni, SE, M.Si, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Maros terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, PKM Nasional ADPERTISI 2026 merupakan pelaksanaan ketiga yang digelar di Kabupaten Maros. Sebelumnya kegiatan serupa pernah dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19 pada 4 Agustus 2021 dan kembali digelar pada 13 Juli 2024.

“Maros menjadi salah satu daerah yang sangat responsif terhadap kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan kalangan perguruan tinggi swasta,” ujarnya.

Ia menambahkan, peserta PKM Nasional berasal dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia dan akan turun langsung memberikan pendampingan kepada masyarakat sesuai bidang keilmuan masing-masing.

Di sisi lain, Ibrahim menjelaskan bahwa ADPERTISI saat ini memiliki 2.831 anggota dosen yang berasal dari 697 perguruan tinggi swasta yang tersebar dari Aceh hingga Papua.***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *