Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
SosialSosial

Plt Kades Timbuseng Gowa Arifai S.Sos Apresiasi PKM Unismuh Makassar Latih Kader Posyandu Cegah Stunting

×

Plt Kades Timbuseng Gowa Arifai S.Sos Apresiasi PKM Unismuh Makassar Latih Kader Posyandu Cegah Stunting

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Gowa. Plt Kepala Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Arifai, S.Sos, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Tim PKM LP3M Universitas Muhammadiyah Makassar yang melaksanakan Pelatihan Media Edukasi Digital untuk Kampanye Pencegahan Stunting di Kantor Desa Timbuseng, Kamis, 18 Juni 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Arifai kepada media di ruang kerjanya, Kamis siang. Ia menilai, kehadiran dosen dan mahasiswa Unismuh Makassar di tengah masyarakat Desa Timbuseng menjadi motivasi tersendiri bagi warga, khususnya dalam mengenal lebih jauh perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat.

Example 300x600

Menurut Arifai, pelatihan yang menyasar kader Posyandu sangat tepat karena para kader selama ini menjadi ujung tombak dalam edukasi dan sosialisasi pencegahan stunting di masyarakat.

Adanya pelatihan media edukasi digital, para kader diharapkan mampu menyampaikan pesan-pesan kesehatan secara lebih kreatif, menarik, dan mudah dipahami oleh warga.

“Pelatihan yang dilakukan Unismuh Makassar dengan fokus kepada ibu-ibu anggota Posyandu sangat tepat dan sudah lama dinantikan. Anggota Posyandu selama ini menjadi ujung tombak dalam melakukan edukasi dan sosialisasi pencegahan serta penanganan stunting di tengah masyarakat,” tandas Kasi Sosial Kantor Camat Pattalassang Gowa ini.

Ia menambahkan, kader Posyandu selama ini bekerja dengan semangat pengabdian yang tinggi dalam mendampingi masyarakat agar senantiasa sadar terhadap pentingnya pencegahan stunting. Melalui kerja sama lintas pemangku kepentingan di desa, angka stunting di Desa Timbuseng telah berhasil ditekan.

“Alhamdulillah, dengan kerja keras bersama lintas sektor, angka stunting di Desa Timbuseng sudah dapat ditekan pada angka terendah. Saat ini masih tercatat empat kasus dan semuanya sedang ditangani secara lintas sektor,” jelasnya.

Arifai menegaskan, pencegahan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk perguruan tinggi. Karena itu, ia menilai kehadiran Tim PKM LP3M Unismuh Makassar merupakan bentuk nyata kontribusi dunia akademik dalam membantu pemerintah desa meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat.

Atas nama Pemerintah Desa Timbuseng, Arifai menyampaikan penghargaan kepada LP3M Unismuh Makassar, para dosen, dan mahasiswa yang telah memilih Desa Timbuseng sebagai lokasi pengabdian. Ia berharap kegiatan tersebut membawa manfaat besar bagi kader Posyandu, bidan desa, dan masyarakat setempat.

“Kami berharap pelatihan ini dapat memperkuat kapasitas kader Posyandu serta menjadi langkah bersama dalam mewujudkan generasi Desa Timbuseng yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting,” ujarnya.

Arifai juga memberi apresiasi khusus terhadap program kampanye digital yang diinisiasi Unismuh Makassar melalui Tim PKM LP3M. Menurutnya, program tersebut sangat relevan dengan perkembangan zaman karena masyarakat saat ini semakin dekat dengan media digital, seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, dan berbagai platform informasi lainnya.

Pendekatan kampanye digital, kata Arifai, pesan-pesan pencegahan stunting dapat disampaikan secara lebih luas, cepat, menarik, dan mudah dipahami. Kampanye digital tidak hanya menjadi sarana penyebaran informasi, tetapi juga dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat, terutama dalam pemenuhan gizi anak, pola asuh, sanitasi, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan ibu dan balita secara rutin.

“Bagi Pemerintah Desa Timbuseng, kegiatan ini menjadi bentuk inovasi pengabdian yang sangat membantu desa dalam memperkuat edukasi kesehatan masyarakat. Kami berharap program kampanye digital dari Unismuh Makassar ini dapat terus berlanjut dan dikembangkan,” tambahnya.

Pelatihan Media Edukasi Digital untuk Kampanye Pencegahan Stunting tersebut dilaksanakan oleh dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unismuh Makassar. Peserta pelatihan berasal dari kader Posyandu utusan sejumlah dusun di Desa Timbuseng, bidan desa, serta unsur masyarakat setempat.

Tim pengabdi PKM LP3M Unismuh Makassar terdiri atas Dr. Muhammad Yahya, M.Si., Dr. Hafiz Elfiansya Parawu, S.T., M.Si., dan Arni, S.Kom., M.I.Kom. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, tim pengabdi juga didampingi sejumlah mahasiswa.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plt Kepala Desa Timbuseng, Arifai, S.Sos. Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar, Dr. Syukri, S.Sos., M.Si., turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.

Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Desa Timbuseng, Hj. Rahmawati; Bidan Desa, Kristina Ritha, Bintara Pembina Desa Timbuseng, Serma TNI Abd Salam; Wakil Ketua PCM Pattallassang, Muzakkir Dg Tompo; Kepala Dusun Tamalate, Munawir Muzakkir, S.Pd.I.; serta Kepala Dusun Bollangi, Asriadi.

Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber, salah satunya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa yang diwakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Lisnawaty Djamaluddin, S.KM., M.Kes.  Dosen Fisip Unismuh Makassar dengan materi pembutan KIE Stunting. ***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *