Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Rektor Dr. Nasrullah, M.Si: PKM UNPAS Bantaeng Bekali Ibu Hamil Kewirausahaan, Edukasi Hukum dan Kesehatan Mental

×

Rektor Dr. Nasrullah, M.Si: PKM UNPAS Bantaeng Bekali Ibu Hamil Kewirausahaan, Edukasi Hukum dan Kesehatan Mental

Share this article
Example 468x60

Laporan: Rudy M, SE, MM

Dosen UNPAS Bantaeng

Example 300x600

BERITASEMBILAN.Com-Gowa. Universitas Prof. Dr. H. M. Arifin Sallatang (UNPAS) Bantaeng menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Bontobulaeng, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Bontobulaeng tersebut mengangkat tema “Pemberdayaan Ekonomi Ibu Hamil melalui Kewirausahaan dan Edukasi Hukum sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Mental.”

Program ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan menghadirkan edukasi yang mengintegrasikan aspek kesehatan, hukum, dan pemberdayaan ekonomi bagi ibu hamil.

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UNPAS Bantaeng, Dr., Drs. Nasrullah, M.Si., M.Kom., Wakil Rektor I Asbudi, S.KM., M.Kes., Kepala Desa Bontobulaeng Rais Abdul Salam, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Bontobulaeng, dosen UNPAS Bantaeng, kader Posyandu, serta ibu hamil dari Desa Bontobulaeng.

Dalam sambutannya, Dr., Drs. Nasrullah, M.Si., M.Kom. menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan ilmu pengetahuan yang mampu memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Pengabdian kepada Masyarakat merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami ingin UNPAS Bantaeng menjadi perguruan tinggi yang berdampak, bukan hanya menghasilkan lulusan dan penelitian, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Nasrullah, kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah desa menjadi langkah strategis dalam mempercepat pembangunan masyarakat melalui program-program berbasis kebutuhan lokal.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Bontobulaeng atas dukungan yang diberikan. Sinergi seperti ini perlu terus diperkuat agar ilmu pengetahuan yang dimiliki sivitas akademika dapat diterapkan secara langsung dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” katanya.

Ia berharap kegiatan pengabdian tersebut mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental ibu hamil sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui kewirausahaan.

Pada kegiatan itu, tiga dosen UNPAS Bantaeng tampil sebagai narasumber sesuai bidang keahliannya.

Nurfaidah, S.ST., M.Keb. membawakan materi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental selama masa kehamilan, Muhammad Aksa Ansar, S.H., M.H. memberikan edukasi tentang perlindungan dan hak-hak hukum ibu hamil, sedangkan Jusran, S.E., M.M. menyampaikan materi mengenai peluang kewirausahaan sebagai upaya memperkuat ekonomi keluarga.

Sementara itu, Kepala Desa Bontobulaeng, Rais Abdul Salam, menyambut baik pelaksanaan PKM tersebut karena dinilai sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi ibu hamil dan kader Posyandu. Materi yang diberikan tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga memberikan motivasi kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan pemberdayaan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Menurut Rais, kerja sama antara pemerintah desa dan perguruan tinggi diharapkan terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan, mulai dari penyampaian materi hingga diskusi interaktif. Selain memperoleh pemahaman mengenai kesehatan mental selama kehamilan, peserta juga mendapatkan pengetahuan tentang perlindungan hukum serta strategi mengembangkan usaha produktif untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Melalui kegiatan ini, UNPAS Bantaeng berharap kemitraan dengan Pemerintah Desa Bontobulaeng dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak program pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pembangunan desa yang berkelanjutan.***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *