BERITASEMBILAN.Com-Enrekang. Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) kembali menambah program studi baru.
Kali ini, kampus yang bernaung di bawah Persyarikatan Muhammadiyah tersebut resmi memperoleh izin penyelenggaraan Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang Sarjana (S1).
Izin operasional tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 816 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Agama Islam untuk Program Sarjana Universitas Muhammadiyah Enrekang yang ditetapkan di Jakarta pada 3 Juni 2026.
Penyerahan Surat Keputusan (SK) dilakukan secara langsung di Kampus Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) Solo, Sabtu (13/6/2026).
Ketua Tim Pengusulan Prodi PAI UNIMEN, Prof Dr Elihami M.Pd.I., Ph.D mengungkapkan, proses pengusulan program studi tersebut telah berlangsung sejak tahun 2022 dan melalui berbagai tahapan evaluasi.
“Usulan pertama kami ajukan pada tahun 2022. Setelah itu, dokumen mengalami beberapa kali revisi hingga akhirnya dinyatakan valid oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan pada Mei 2026,” ujarnya.
Menurut Elihami, kehadiran Program Studi Pendidikan Agama Islam menjadi energi baru bagi UNIMEN dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi serta memperluas pilihan program studi bagi masyarakat.
Ia menambahkan, program studi tersebut merupakan salah satu yang cukup lama dinantikan masyarakat, khususnya di wilayah Enrekang dan sekitarnya.
Setelah izin operasional diterbitkan, pihak kampus akan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan calon mahasiswa baru.
“Tahun ini kami menargetkan penerimaan mahasiswa baru minimal satu rombongan belajar terlebih dahulu, sembari melengkapi sarana dan prasarana agar semakin komprehensif,” kata Elihami yang juga menjabat Wakil Rektor II UNIMEN.
Sementara itu, Rektor UNIMEN, Dr H Syawal Sitonda M.Ag mengungkapkan, pengembangan Program Studi Pendidikan Agama Islam akan difokuskan di wilayah Duri.
Menurutnya, UNIMEN berencana membangun kampus di kawasan Duri guna memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di wilayah tersebut dan daerah sekitarnya.
“Kami akan membangun kampus di wilayah Duri agar lebih mudah dijangkau oleh masyarakat Duri Kompleks, termasuk dari Tana Toraja dan Toraja Utara. Salah satu program studi yang akan dikembangkan di sana adalah Pendidikan Agama Islam,” ujarnya.
Syawal menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pengembangan UNIMEN untuk menjangkau lebih banyak mahasiswa dari kawasan utara Sulawesi Selatan.
Dengan terbitnya izin operasional Program Studi Pendidikan Agama Islam, UNIMEN kini secara resmi membina 14 program studi.
Penambahan program studi baru tersebut diharapkan semakin memperkuat peran UNIMEN dalam memperluas akses dan layanan pendidikan tinggi bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya di wilayah Enrekang, Duri, Tana Toraja, dan Toraja Utara.


















