BERITASEMBILAn.Com-Parepare. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Fatima Parepare, yang kini menjadi salah satu perguruan tinggi kesehatan swasta terkemuka di Sulawesi Selatan, memiliki sejarah panjang dalam pengabdian pelayanan kesehatan.
Ketua STIKES Fatimah Parepare Ns. Henrick Sampeangin, S.Kep,.M.Kes, kepada media di tengaha suasana penandatangan kerjasama STIKES Fatima Parepare dengan UKI Paulus, pertengahan April 2026 mengatakan, kampus erdiri di bawah naungan Yayasan Sentosa Ibu Keuskupan Agung Makassar, institusi ini telah bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga berkomitmen dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional dan berdaya saing global.
Sejarah Awal yang Kuat
Perjalanan STIKES Fatima dimulai sejak tahun 1984 dengan berdirinya Sekolah Penjenang Kesehatan Umum, yang pada masa itu dikelola oleh para misionaris Biarawati Karya Kesehatan (BKK), tandasnya.
Seiring dengan perkembangan waktu, institusi ini bertransformasi menjadi Sekolah Perawat Kesehatan, dan pada tahun 2001 resmi menjadi Akademi Keperawatan (Akper) Fatima Parepare. Lembaga ini didirikan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga perawat profesional di Kota Parepare, yang saat itu masih kekurangan tenaga kesehatan yang terampil dan beretika.
Transformasi Menuju STIKES
Sebagai respons terhadap tuntutan regulasi pendidikan tinggi dan meningkatnya kebutuhan akan tenaga kesehatan yang lebih berkualitas, Akper Fatima mengalami perubahan signifikan.
Pada 6 Juni 2023, melalui Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Akper Fatima resmi beralih status menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Fatima Parepare, ungkapnya.
Perubahan ini tidak hanya meliputi perubahan nama, namun juga ekspansi program studi, termasuk pembukaan Program Studi S1 Administrasi Kesehatan yang kini telah terakreditasi dengan predikat Baik.
Selain itu, program D3 Keperawatan yang sudah terakreditasi Unggul juga terus berlanjut, memperkuat komitmen institusi dalam mencetak tenaga kesehatan yang berkualitas dan siap bersaing di tingkat global.
Dukungan Rumah Sakit dan Beasiswa Pendidikan
STIKES Fatima Parepare juga didukung oleh dua unit rumah sakit milik Yayasan Sentosa Ibu, yaitu Rumah Sakit Fatima Parepare yang terakreditasi Paripurna dan Rumah Sakit Santa Theresa Marampa yang terakreditasi Madya menuju Paripurna.
Kehadiran fasilitas rumah sakit ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktikum dan pengajaran langsung di dunia medis.
Selain itu, STIKES Fatima aktif memberikan beasiswa KIP Kuliah dan beasiswa dari Yayasan Sentosa Ibu. Kerja sama dengan berbagai yayasan turut memperluas peluang bagi mahasiswa untuk menempuh pendidikan tinggi di bidang kesehatan.
Komitmen Terhadap Kualitas dan Pengembangan Kurikulum
Dalam perkembangannya, STIKES Fatima Parepare terus berupaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana serta memperbarui kurikulum yang berbasis pada Outcome-Based Education (OBE).
Kurikulum ini dirancang untuk memastikan lulusannya tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis yang kuat, tetapi juga keterampilan praktis yang siap diterapkan di lapangan.
Sebagai lembaga pendidikan kesehatan yang berada di bawah naungan yayasan Katolik, STIKES Fatima dikenal dengan kedisiplinan dan pembentukan karakter lulusannya yang mengedepankan nilai-nilai kebijaksanaan kasih dalam setiap tindakan.
Mencetak Tenaga Kesehatan Berkualitas Global
Hingga kini, STIKES Fatima Parepare telah mencetak banyak lulusan yang berhasil bekerja di berbagai negara, termasuk di Timur Tengah, Taiwan, dan Jepang.
Hal ini menjadi bukti bahwa STIKES Fatima tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan lokal, tetapi juga mampu bersaing di kancah internasional.
STIKES Fatima Parepare terus berkomitmen untuk berkontribusi pada pembangunan kesehatan nasional melalui jalur pendidikan, mencetak tenaga kesehatan yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dalam melayani masyarakat. ***


















