Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ragam

Anaya Dua Tahun Jadi Pinru SDN Romang Polong, Suara Lantangnya Curi Perhatian di Gerak Jalan Gowa

×

Anaya Dua Tahun Jadi Pinru SDN Romang Polong, Suara Lantangnya Curi Perhatian di Gerak Jalan Gowa

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Suara lantang terdengar dari barisan peserta Lomba Gerak Jalan Kabupaten Gowa, Kamis 13 Agustus 2026. Di depan peleton SD Negeri Romang Polong, seorang siswi kelas 6 dengan tegas memberikan aba-aba kepada teman-temannya.

Dia adalah Anaya Nova Baharuddin.

Example 300x600

Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, Anaya dipercaya menjadi Pemimpin Regu (Pinru) peleton SDN Romang Polong.

Kepercayaan tersebut bukan sekadar menempatkannya di barisan paling depan. Anaya memiliki tanggung jawab menjaga semangat, kekompakan, dan ritme langkah teman-temannya sepanjang rute gerak jalan.

Pengalaman menjadi Pinru pada tahun sebelumnya membuat Anaya tampil lebih percaya diri.

Sejak peleton dilepas, ia terus memberikan aba-aba dengan suara jelas dan tegas. Di belakangnya, anggota peleton berusaha mempertahankan formasi dan menyamakan langkah hingga mencapai garis akhir.

Suara Anaya Curi Perhatian

Salah satu momen menarik terjadi saat peleton SDN Romang Polong memasuki garis finis.

Di hadapan tamu undangan dan masyarakat yang menyaksikan lomba, Anaya kembali mengambil kendali. Dengan suara lantang, ia memberikan aba-aba kepada seluruh anggota peleton untuk melakukan penghormatan.

Suara komandonya rupanya menarik perhatian pembawa acara di panggung utama.

“Mantap suaranya ini SD Romang Polong!” kata MC melalui pengeras suara.

Pujian spontan tersebut disambut tepuk tangan penonton.

Bagi Anaya dan teman-temannya, momen itu menjadi penutup perjalanan setelah menjaga kekompakan sepanjang rute.

Namun, di balik penampilannya pada hari perlombaan, terdapat proses latihan yang membutuhkan disiplin.

Gerak jalan bukan hanya soal berjalan berbaris. Anggota peleton dituntut mempertahankan kesamaan langkah, formasi, konsentrasi, dan stamina. Pinru mempunyai tugas tambahan karena harus terus mengamati kondisi pasukan sekaligus memastikan aba-aba dapat didengar seluruh anggota.

Tahun Kedua Pimpin Peleton

Kepercayaan terhadap Anaya menjadi lebih menarik karena ini bukan pengalaman pertamanya.

Tahun sebelumnya, ia juga mendapat amanah memimpin peleton sekolah. Tahun ini, SDN Romang Polong kembali mempercayakan posisi tersebut kepadanya.

Bagi seorang siswa sekolah dasar, berdiri di depan teman-temannya dan memimpin sebuah regu membutuhkan keberanian tersendiri.

Kesalahan memberikan aba-aba dapat memengaruhi gerakan seluruh peleton. Seorang Pinru juga dituntut tetap tenang ketika anggota regu mulai lelah dan konsentrasi menurun.

Di situlah pengalaman tahun sebelumnya menjadi bekal bagi Anaya.

Ia terlihat lebih matang dalam memberikan komando dan menjaga semangat teman-temannya.

Belajar Memimpin Sejak Sekolah Dasar

Penampilan Anaya menunjukkan bahwa kegiatan seperti gerak jalan tidak hanya menjadi bagian dari perlombaan dan perayaan.

Di dalamnya terdapat proses pembentukan karakter anak.

Disiplin dilatih ketika peserta harus datang dan berlatih tepat waktu. Kekompakan tumbuh ketika setiap anggota menyadari langkahnya berpengaruh terhadap seluruh barisan. Sementara keberanian dan tanggung jawab diuji ketika seorang anak mendapat kepercayaan memimpin teman-temannya.

Anaya mendapatkan pengalaman itu sejak masih duduk di bangku kelas 6.

Ia mungkin belum mengenal berbagai teori tentang kepemimpinan. Namun, di depan peleton SDN Romang Polong, kepemimpinan itu dipraktikkannya dalam bentuk yang paling sederhana: berani berdiri paling depan, memberikan arah, menjaga semangat teman, dan bertanggung jawab membawa regunya sampai garis finis.

Hari itu, mungkin bukan hanya hasil perlombaan yang akan dikenang peleton SDN Romang Polong.

Ada pula suara seorang anak yang menggema di garis finis dan membuat pembawa acara spontan memberikan pujian.

“Mantap suaranya ini SD Romang Polong!”

Dan di balik suara lantang itu, ada Anaya Nova Baharuddin, siswi kelas 6 yang untuk dua tahun berturut-turut belajar tentang arti memimpin dari barisan paling depan.***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *