BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesejahteraan Sosial (STIKS) Tamalanrea Makassar menginisiasi program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Program tersebut dilakukan melalui pendampingan usaha panganan beku atau frozen food tradisional kepada ibu-ibu di salah satu kawasan perumahan di Makassar.
Sebanyak 12 warga kini aktif mengembangkan usaha frozen food berbahan pangan lokal. Program ini telah berjalan selama satu tahun terakhir.
Produk yang dihasilkan antara lain ubi frozen, pisang frozen, bakara atau sukun frozen, serta sambal merah.
Dosen STIKS Tamalanrea Makassar, Ilham Supiana, mengatakan program ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memperkuat modal sosial warga.
“Melalui aktivitas produksi bersama ini, selain menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga perumahan, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi langsung,” kata Ilham Supiana di Makassar, Jumat (3/7/2026).
Ia menyebut, ibu-ibu yang terlibat kini memiliki pendapatan tambahan secara mandiri.
“Ibu-ibu kini memiliki income atau pendapatan tambahan yang dapat digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga,” ujarnya.
Menurut Ilham, pemilihan produk berbasis pangan lokal dilakukan karena bahan bakunya mudah diperoleh di Sulawesi Selatan dan memiliki pasar yang cukup luas.
Selain memberdayakan ibu-ibu, usaha frozen food ini juga dirancang memberi dampak ekonomi berantai bagi lingkungan sekitar.
Kebutuhan operasional produksi, seperti air minum isi ulang, gas LPG, hingga bahan baku ubi, pisang, dan bakara, diserap dari warung serta pelaku usaha mikro di sekitar permukiman.
Ilham mengatakan pola tersebut menjadi bagian dari komitmen agar usaha yang dibangun tidak hanya menguntungkan satu kelompok, tetapi juga ikut menggerakkan ekonomi warga sekitar.
“Inilah yang kami dorong, bagaimana usaha kecil dari lingkungan perumahan dapat tumbuh bersama dan memberi manfaat bagi banyak pihak,” katanya.
Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen STIKS Tamalanrea Makassar. Melalui kolaborasi akademisi dan warga, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat ekonomi keluarga sekaligus menciptakan usaha rumahan yang berkelanjutan.


















