BERITASEMBILAN.Com-Gowa. Pelatihan Media Edukasi Digital dan Pencegahan Stunting yang digelar Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Makassar di Desa Timbuseng, Kabupaten Gowa, mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat.
Salah satunya datang dari Kepala Dusun Tamalate, Desa Timbuseng, Munawir Muzakkir, S.Pd.I.
Munawir yang juga mantan Sekretaris Desa Timbuseng menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena memberi pengetahuan baru bagi kader PKK dan kader posyandu dalam memanfaatkan teknologi digital untuk edukasi kesehatan masyarakat.
Pelatihan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Timbuseng, Kamis (18/6/2026).
Menurut Munawir, kegiatan yang dilaksanakan Tim PKM Unismuh Makassar ini menjadi pelatihan pertama di Desa Timbuseng yang secara khusus menggabungkan penggunaan media digital dengan edukasi pencegahan stunting.
“Ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat karena baru pertama kali ada pelatihan yang mengajarkan bagaimana memanfaatkan teknologi dan media digital untuk mendukung sosialisasi pencegahan stunting. Tentu ini menjadi nilai tambah bagi para kader dalam meningkatkan kapasitas dan kepekaan mereka terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.
Ia mengatakan, kemampuan menggunakan media digital saat ini menjadi kebutuhan penting, terutama bagi kader posyandu yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.
Melalui media digital, kata dia, pesan-pesan kesehatan, termasuk edukasi pencegahan stunting, dapat disampaikan secara lebih menarik, cepat, dan menjangkau masyarakat lebih luas.
“Para kader posyandu diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan ini dalam kegiatan sehari-hari, khususnya dalam mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui media digital,” katanya.
Munawir berharap materi yang diperoleh para peserta tidak hanya berhenti sebagai pengetahuan, tetapi benar-benar diterapkan dalam kegiatan pelayanan dan penyuluhan kesehatan masyarakat.
Ia juga berharap pelatihan serupa dapat terus dilanjutkan pada masa mendatang dengan materi yang lebih mendalam dan praktis.
“Selaku warga Desa Timbuseng, kami berharap ada pelatihan-pelatihan berikutnya sehingga kemampuan kader semakin meningkat. Kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas,” tambahnya.
Munawir juga menyampaikan terima kasih kepada Unismuh Makassar karena telah memilih Desa Timbuseng sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat.
Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi di desa memberi dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kapasitas kader dan penguatan literasi digital.
“Terima kasih kepada Unismuh Makassar yang telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat luar biasa ini. Kami merasakan manfaatnya secara langsung. Pemerintah Desa Timbuseng sangat terbuka untuk terus menjalin kerja sama dan kolaborasi dengan Unismuh dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat ke depan,” tuturnya.
Pelatihan Media Edukasi Digital dan Pencegahan Stunting yang digelar Tim PKM Unismuh Makassar ini diharapkan mampu memperkuat peran kader PKK dan posyandu sebagai garda terdepan edukasi kesehatan masyarakat.
Melalui pelatihan tersebut, para kader diharapkan semakin terampil memanfaatkan media digital sebagai sarana kampanye pencegahan stunting, peningkatan kesadaran gizi keluarga, serta penguatan kualitas kesehatan ibu dan anak.***


















