BERITASEMBILAN.Com-Jeneponto. Institut Turatea Indonesia atau INTI kembali membuka Penerimaan Mahasiswa Baru atau PMB Tahun Akademik 2026/2027.
Informasi tersebut disampaikan Sekretaris Program Studi Ekonomi Pembangunan INTI, Dr. Fahrisal Husain, S.E., M.Si, kepada media Ahad 12 Juli 2026.
Ia mengajak calon mahasiswa baru untuk mulai mempersiapkan diri dan memantau informasi resmi kampus.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap INTI terus meningkat setiap tahun.
Pada tahun akademik 2025/2026, INTI menerima 345 mahasiswa baru yang tersebar di lima program studi.
Dari jumlah tersebut, Program Studi Ekonomi Pembangunan menjadi salah satu prodi dengan peminat tinggi, yakni menerima 85 mahasiswa baru.
“Peminat tahun lalu mencapai sekitar 500 orang, namun kami hanya mampu mengakomodasi 345. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin besar,” ujar Dr. Fahrisal
Ia menambahkan, calon mahasiswa dan orang tua diharapkan mulai memantau kanal resmi kampus agar tidak tertinggal informasi terkait jadwal, persyaratan, dan tahapan pendaftaran.
“Kami mengimbau calon mahasiswa dan orang tua untuk mulai memantau kanal resmi kampus,” katanya.
Dia menjelaskan, INTI berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat Jeneponto dan daerah sekitarnya.
Satatus akreditasi institusi Baik Sekali, INTI terus memperkuat kualitas akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama kelembagaan.
Program Studi Ekonomi Pembangunan, kata dia, menjadi salah satu program studi favorit karena memiliki daya saing tinggi dan orientasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Prodi ini tidak hanya menekankan penguasaan teori ekonomi, tetapi juga mengintegrasikan praktik langsung melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Mahasiswa dibekali kemampuan membaca persoalan ekonomi riil, memahami kebutuhan masyarakat, serta terlibat dalam program pengembangan potensi lokal.
Dr. Fahrisal yang juga aktif sebagai dosen pembimbing lapangan dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat menyebut, mahasiswa Ekonomi Pembangunan INTI didorong untuk terlibat langsung dalam kegiatan berbasis desa.
Beberapa di antaranya yakni pendampingan Kampung Wisata Mangrove Monro-Monro, Kuliah Kerja Nyata atau KKN Tematik dan Berdampak, serta program Pemberdayaan Desa Binaan atau PDB.
“Kami tidak hanya mencetak lulusan yang pandai di ruang kelas. Melalui program Pemberdayaan Desa Binaan, mahasiswa kami terlibat langsung dalam pengembangan potensi desa, mulai dari penguatan UMKM hingga penanganan stunting. Inilah yang kami sebut sebagai pendidikan yang berdampak,” tegasnya.
Sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang, INTI memiliki visi mewujudkan perguruan tinggi yang berdaya saing, tangguh, dan unggul di tingkat nasional pada tahun 2036.
Visi tersebut diarahkan pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang kompetitif, berkarakter, serta berwawasan entrepreneur.
Untuk mewujudkan visi tersebut, INTI menjalankan sejumlah misi strategis.
Di antaranya menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang mampu menjawab tantangan masyarakat di bidang ilmu kependidikan dan bisnis.
Selain itu, INTI juga mendorong penelitian yang berorientasi pada publikasi nasional dan internasional, pengabdian kepada masyarakat berbasis potensi lokal, serta kerja sama dengan berbagai pihak di dalam dan luar negeri.
Tujuan INTI adalah menyiapkan lulusan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, budi pekerti, dan profesionalitas sesuai bidang keilmuan masing-masing.
INTI juga berkomitmen menghasilkan karya penelitian inovatif, lulusan yang mampu berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat, serta kerja sama produktif dengan berbagai mitra pemerintah maupun swasta.
Karena itu, Dr. Fahrisal mengingatkan calon mahasiswa agar segera mempersiapkan dokumen pendaftaran.
Ia juga meminta calon pendaftar mempersiapkan diri menghadapi tes potensi akademik.
“Kami mengundang generasi terbaik untuk bergabung dan menjadi bagian dari keluarga besar INTI. Ini adalah kesempatan untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dengan biaya yang terjangkau di Jeneponto,” ujarnya.
“Siapkan ijazah, dokumen pendukung, dan pastikan Anda mengikuti perkembangan informasi di website resmi INTI, ’’ tandas salah seorang pendiri ADPERTISI ini.


















