Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Citizen Reporter

Prodi Ikom Unismuh Makassar Gelar Seminar Pemilih Cerdas Berbasis Nilai-Nilai Lokal Sulsel Hadirkan Dr. Nur Wahid dan Muhammad Fauzan

×

Prodi Ikom Unismuh Makassar Gelar Seminar Pemilih Cerdas Berbasis Nilai-Nilai Lokal Sulsel Hadirkan Dr. Nur Wahid dan Muhammad Fauzan

Share this article
Example 468x60

Citizen Reporter

Oleh: Andi Herawati Datu
Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar

Example 300x600

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) menggelar seminar yang mengangkat tema “Pemilih Cerdas Berbasis Nilai-Nilai Lokal Sulawesi Selatan bagi Pemuda Muhammadiyah”.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diadakan pada Rabu, 15 April 2026, bertempat di Mini Hall lantai 5 FISIP Unismuh.

Seminar ini menghadirkan dua narasumber penting, yakni Wakil Dekan III FISIP Unismuh, Dr. Nur Wahid, S.Sos., M.Si., serta Ketua PD Muhammadiyah Makassar, Muhammad Fauzan, S.Pd.I, Gr.

Acara ini dipandu oleh moderator Ilham Riyadi, S.Pd., M.Ikom., dan dibuka oleh Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh, Dr. Syukri, S.Sos., M.Si.

Pada pemaparannya, Dr. Nur Wahid menegaskan bahwa setiap individu pada dasarnya adalah seorang pemimpin. “Berbicara tentang pemimpin, kita semua adalah pemimpin,” ujarnya.

Menurutnya, konsep kepemimpinan harus dipahami secara holistik, bukan hanya sebagai jabatan formal. Dr. Wahid juga mengingatkan bahwa sesuai dengan ajaran agama, setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban, baik dalam konteks formal, moral, maupun sosial.

Lebih lanjut, Dr. Wahid menekankan pentingnya kemampuan untuk memimpin diri sendiri sebelum seseorang memimpikan untuk memimpin orang lain. “Jangan bermimpi menjadi pemimpin jika tidak mampu memimpin diri sendiri,” tegasnya.

Pada pandangannya, kemampuan mengendalikan diri adalah fondasi utama dalam membangun kepemimpinan yang efektif.

Dr. Wahid juga menyentuh perihal kekuasaan dalam kepemimpinan, mengingatkan agar kekuasaan tidak disalahgunakan, terutama dengan cara-cara otoriter. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai demokrasi dan prinsip keadilan harus selalu dijaga dalam praktik kepemimpinan.

Kepemimpinan yang baik, menurutnya, adalah kepemimpinan yang tidak hanya berfokus pada kekuasaan, tetapi juga pada tanggung jawab moral dan sosial.

Ketua Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh, Dr. Syukri, dalam sambutannya menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya kepemimpinan yang berbasis pada nilai-nilai budaya lokal.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran di kalangan mahasiswa tentang pentingnya pembentukan karakter pemimpin yang berlandaskan pada kearifan lokal, agar mereka lebih sadar akan tanggung jawab moral yang melekat dalam peran kepemimpinan.

Diharapkan melalui seminar ini, mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam mengenai konsep kepemimpinan yang berlandaskan pada nilai-nilai demokrasi dan budaya lokal, serta dapat menjadi pemimpin yang bijaksana dan bertanggung jawab di masa depan. ***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *