BERITASEMBILAN.Com-Wajo. Tim bola voli putra PGRI Kabupaten Wajo memasang target mempertahankan medali emas pada ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (PORSENIJAR) PGRI Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Sidrap.
Optimisme itu muncul setelah Wajo sukses menjadi salah satu kontingen terbaik pada Porseni PGRI 2023 di Kabupaten Soppeng dengan finis di peringkat ketiga perolehan medali, yakni tiga emas, tiga perak, dan dua perunggu.
Salah satu penyumbang medali emas saat itu berasal dari cabang olahraga bola voli putra.
Kapten Tim Bola Voli PGRI Wajo Porsenijar Sidrap, Safari, S.Pd., kepada media, Kamis 28 Mei 2028 mengatakan tim yang dipersiapkan tahun ini dihuni pemain-pemain hasil seleksi terbuka dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Wajo.
“Atlet yang masuk dalam tim merupakan hasil seleksi terbuka anggota PGRI Wajo pada April 2026. Mereka berasal dari berbagai sekolah dan memiliki kemampuan yang merata,” ujar guru olahraga di SMPN 3 Pitumpanua Wajo ini.
Ia menegaskan timnya memiliki tekad kuat untuk kembali membawa pulang medali emas ke Kabupaten Wajo seperti capaian pada Porseni PGRI 2023 di Soppeng.
“Dengan semangat dan kekompakan tim, kami optimistis bisa kembali meraih emas di Sidrap,” katanya.
Menurut Safari, persiapan tim dilakukan secara bertahap dan intensif. Setelah seleksi pemain, para atlet langsung menjalani latihan rutin setiap Sabtu dan Ahad hingga sekarang.
“InsyaAllah latihan akan kami intensifkan lagi menjelang pertandingan,” ujarnya.
Selain latihan rutin, tim voli PGRI Wajo juga aktif mengikuti open turnamen sebagai bagian dari uji coba menghadapi persaingan ketat di PORSENIJAR 2026.
“Di sela latihan kami ikut turnamen bola voli. InsyaAllah minggu ketiga Juni nanti kami kembali mengikuti pertandingan untuk uji coba kedua,” jelasnya.
Cabang bola voli menjadi salah satu andalan kontingen Wajo. Tim voli putra PGRI Wajo tercatat dua kali meraih medali emas, masing-masing pada Porseni PGRI di Malino, Kabupaten Gowa tahun 2009 dan Porseni PGRI 2023 di Soppeng.
Adapun skuad penuh tim bola voli putra PGRI Wajo yang dipersiapkan tampil di Sidrap yakni Zulkarnain, S.Pd. dari SMPN 1 Sajoanging, Baso Usri, S.Pd. dari SMPN 2 Tanasitolo, M. Taufan Ramadhan Zuhdi, S.Pd. dari SMPN 1 Maniangpajo, Rizal, S.Pd. dari MTs DDI Tobarakka, Hamka, S.Pd. dari MA DDI Tobarakka.
Arizal, S.Pd. dari SMAN 7 Wajo, Arjun Ramayana dari SMPN 3 Keera, Abd Malik, S.Pd.I dari MTsN 1 Wajo, Safari, S.Pd. dari SMPN 3 Pitumpanua, Arman Yahya, S.Pd.I dari MTs Muhammadiyah Jauh Pandang, Ariyanto, S.Pd. dari SDN 134 Pattimura, serta Wahyudin Baharsyah, S.Pd. dari SDN 215 Tontalipue.
Safari sendiri bukan sosok baru di dunia bola voli Sulawesi Selatan. Pria kelahiran Anabanua, 5 Februari 1976 itu memiliki pengalaman panjang sebagai atlet maupun pelatih.
Ia pernah tampil pada sejumlah ajang Porda Sulsel, di antaranya tahun 1995 di Makassar mewakili Kabupaten Gowa hingga semifinal, meraih medali perunggu Porda Sulsel 1998 mewakili Luwu Raya, serta medali emas voli pantai dan perunggu indoor pada Porda Sulsel 2002 di Palopo mewakili Kabupaten Soppeng.
Safari juga pernah meraih medali emas voli pantai dan perunggu indoor pada Porda Sultra di Kendari mewakili Kabupaten Kolaka.
Pada level nasional, alumnus Pendidikan Olahraga FPOK UNM Makassar angkatan 1994 itu pernah mengikuti Pra PON voli pantai tahun 1999 dan 2003 di Jakarta, PON 2004 di Palembang, Porwil Korpri 2009 di Makassar dengan capaian juara dua, hingga POR PGRI Nasional 2009 di Ragunan Jakarta dengan raihan juara tiga.
Sementara sebagai pelatih, Safari tercatat menangani sejumlah tim Sulsel pada ajang nasional, mulai dari PON Remaja, Pra PON, POPNAS, hingga PON Papua 2020 dan PON Medan 2024 untuk cabang voli pantai.
Terakhir, ia menjadi pelatih voli pantai POMNAS Sulsel 2025 di Semarang dan sukses mempersembahkan medali perunggu.***


















