BERITASEMBILAN.Com-Makassar. SMKS Muhammadiyah 2 Bontoala Makassar terus memperkuat strategi promosi penerimaan peserta didik baru di tengah persaingan ketat dengan sekolah negeri.
Berbagai cara dilakukan mulai dari sosialisasi langsung ke SMP negeri dan swasta, pemasangan spanduk, pembagian brosur, hingga pemanfaatan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Abdul Rasyid, S.Pd., mengungkapkan di ruang kerjanya akhir Mei 2026 mengatakan, sosialisasi langsung ke sekolah menengah pertama masih menjadi cara paling efektif untuk menarik minat calon siswa.
“Kalau untuk yang paling berpengaruh menarik siswa baru, itu sosialisasi langsung ke SMP,” ujarnya.
Sekolah yang telah meraih akreditasi A tersebut saat ini memiliki 383 siswa dengan dukungan 40 guru induk.
Adapun program keahlian yang tersedia meliputi Teknik Komputer Multimedia/Desain Komunikasi Visual (TKM/DKV), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), Teknik Alat Berat (TAB), Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TSM), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), hingga Teknik Audio Video (TAV).
Jurusan otomotif disebut masih menjadi program studi yang paling diminati calon peserta didik setiap tahunnya.
Selain program keahlian reguler, sekolah juga menghadirkan sejumlah kelas industri unggulan seperti Class Honda roda dua dan roda empat, Class Suzuki roda empat, serta Class Maestro pada bidang alat berat.
Tak hanya itu, sekolah juga mengembangkan kelas digital dan creative yang berfokus pada coding, Internet of Things (IoT), media kreatif, dan desain digital.
Pada proses pembentukan karakter siswa, pihak sekolah turut mengintegrasikan pendidikan berbasis Islam melalui program tahfidz, pembiasaan salat dhuha, serta salat dzuhur berjamaah di Masjid Raya Makassar.
Abdul Rasyid, S.Pd., menjelaskan mayoritas lulusan sekolah tersebut memilih langsung bekerja setelah tamat sekolah dibanding melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Beberapa alumni diketahui telah bekerja di perusahaan otomotif seperti PT Sanggar Laut Selatan Honda dan Astra Honda Alauddin, termasuk pada bidang percetakan.
“Ada juga perusahaan Honda yang merekrut alumni sebagai asisten mekanik,” katanya.
Meski demikian, sejumlah lulusan tetap berhasil melanjutkan pendidikan tinggi melalui jalur Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Pada tahun 2026, siswa sekolah tersebut diterima di Politeknik Negeri Ujung Pandang jurusan Teknik Mesin dan Universitas Negeri Makassar jurusan Teknik Informatika.
Prestasi siswa juga terus mengalami perkembangan. Pada tahun 2026, siswa SMKS Muhammadiyah 2 Bontoala Makassar berhasil meraih medali emas bidang otomotif, medali perak pada kompetisi Mobile Legends, serta medali perunggu pada bidang Indo Sehat.
Sementara pada tahun 2025, siswa sekolah tersebut sukses meraih Juara III Lomba Desain Poster tingkat Dinas Pemuda dan Olahraga.
Di tengah capaian tersebut, pihak sekolah mengakui persaingan dengan sekolah negeri masih menjadi tantangan utama dalam penerimaan siswa baru. Selain itu, meningkatnya minat calon siswa terhadap jurusan pariwisata turut menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah kejuruan.
Visi mewujudkan SMK unggul yang melahirkan kader Muhammadiyah cerdas, terampil, kompetitif, dan berkarakter Islam berkemajuan, pihak sekolah berharap jumlah peserta didik terus meningkat setiap tahun serta prestasi siswa berkembang secara konsisten, baik di bidang akademik maupun nonakademik. (maya ayudia saputri-sri dewi muliani).


















