BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Sedikitnya 60 ribu lebih anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan diproyeksikan akan memadati Kabupaten Sidrap pada pelaksanaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (PORSENIJAR) PGRI Sulsel 2026 berlangsung pada 2-6 Juli mendatang.
Proyeksi kehadiran puluhan ribu guru tersebut mengemuka dalam rapat teknis panitia PORSENIJAR PGRI Sulsel yang dipimpin Ketua PGRI Sulsel, Prof Dr Hasnawi Haris MHum, di Kopi Sija 19, Jalan Mapala, Makassar, Sabtu (13/6/2026).
Rapat dihadiri Wakil Ketua PGRI Sulsel Dr H Muh Basri MPd, Sekretaris Umum, Dr Abdi MPd, Bendahara Dra Hj Hendriati Sabir MPd, Ketua Panitia Prof Dr Muhlis Madani, serta penanggung jawab Jalan Santai Anti Mager (Malas Gerak), Dr H Andi Ibrahim MPd dan anggota panitia lainnya.
Pada pertemuan tersebut, panitia membahas berbagai persiapan teknis pelaksanaan kegiatan, mulai dari jalan santai Anti Mager, defile kontingen, protokoler acara, transportasi dan akomodasi peserta, administrasi kegiatan, seminar pendidikan, hingga kesiapan seluruh cabang lomba olahraga, seni, pembelajaran, dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).
Ketua PGRI Sulsel, Prof Hasnawi Haris, mengatakan tingginya antusiasme anggota PGRI untuk mengikuti PORSENIJAR menjadi bukti kuatnya rasa memiliki terhadap organisasi serta semangat kebersamaan yang terus terpelihara di kalangan guru.
“PORSENIJAR bukan sekadar ajang kompetisi. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi, kolaborasi, dan penguatan solidaritas guru dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan,” ujar Wakil Rektor I UNM pada masanya ini.
Menurut Hasnawi, keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini akan menjadi kebanggaan bersama bagi keluarga besar PGRI Sulsel. Karena itu, seluruh panitia diminta bekerja maksimal agar seluruh rangkaian acara dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses.
Selain membahas kesiapan teknis pelaksanaan, rapat juga memberi perhatian khusus pada kesiapan wasit dan juri yang akan bertugas pada seluruh cabang perlombaan.
Panitia diminta segera mempercepat proses verifikasi calon wasit dan juri untuk menjamin kualitas serta kredibilitas pertandingan.
Hasnawi menegaskan seluruh koordinator bidang harus segera menyerahkan daftar nama calon wasit dan juri kepada pengurus provinsi untuk dilakukan verifikasi.
“Seluruh perangkat pertandingan harus memenuhi standar kompetensi dan integritas yang telah ditetapkan. Karena itu proses verifikasi dilakukan lebih awal agar seluruh tahapan dapat berjalan optimal,” tegasnya.
Setelah dinyatakan memenuhi persyaratan, para wasit dan juri akan menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen menjaga objektivitas, sportivitas, dan profesionalisme selama menjalankan tugas.
Selanjutnya, Pengurus PGRI Sulsel akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) dan Surat Tugas (ST) sebagai dasar penugasan resmi.
PORSENIJAR PGRI Sulsel 2026 tidak hanya menjadi arena kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga menjadi wadah peningkatan kompetensi guru melalui lomba inovasi pembelajaran, seminar pendidikan, serta berbagai kegiatan pengembangan profesional lainnya.
Melalui kegiatan ini, PGRI Sulsel berharap dapat mempererat persaudaraan antarguru sekaligus mendorong lahirnya inovasi-inovasi pendidikan yang berdampak pada peningkatan mutu pembelajaran di Sulawesi Selatan. (*).***


















