Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Opini Buku

Kelong Pendidikan Religius (27): Sabar Menghadapi Musibah

×

Kelong Pendidikan Religius (27): Sabar Menghadapi Musibah

Share this article
Example 468x60

Oleh: Bahaking Rama

Dosen Unismuh Makassar

Example 300x600

Musibah sering diartikan sebagai suatu peristiwa atau kejadian yang menimpa seseorang atau sekelompok orang berupa kesusahan, misalnya bencana alam, kematian, penyakit,

Datangnya musibah, bisa karena murka Allah atas kesalahan manusia (baca QS. Ar-Rum, 30:41),  bisa sebagai peringatan, sebagai ujian, dan sebagai penghapus dosa. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan kesabaran dan lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt. Hal ini sesuai kelong berikut.

ᨄᨘᨊ ᨊᨈᨅᨀᨗ ᨔᨘᨔ  /

ᨀᨗᨔᨅᨑᨂᨗ ᨀᨒᨙᨈ  /

ᨊᨀᨗ ᨔᨑᨙᨕ  /

ᨑᨗᨕᨙᨑᨚᨊ ᨅᨈᨑᨐ

-Punna natabaki susa (kalau ditimpa kesusahan atau musibah)

-Kisa’barrangi kalenta (hendaklah berlaku sabar)

-Naki sareang (lalu kita serahkan sepenuhnya )

-Riero’na batarayya (pada kehendak Allah)

Nilai pendidikan dalam kelong di atas antara lain; 1) menahan diri untuk tidak berbuat kerusakan, 2) berlaku sabar dalam menghadapi musibah, 3) lebih mendekatkan diri kepada Allah dan berserah diri pada-Nya.

Setiap musibah yang alami, sikapilah dengan sabar dan menyerahkan sepenuhnya kepada Allah. Hal ini dijelaskan dalam QS. Al-Baqarah, 2 : 156 yang terjemahnya, “orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan ‘innaa lillahi wa inna ilaihi raaji’uun.’  Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya lah kami kembali.

Bonto Tangnga Pao-pao,  Senin 27 Ramadan 1447 H / 16 Maret  2026 M.***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *